Upaya AS Gulingkan Penguasa Venezuela

Venezuela, hari ini, adalah gambar yang eksotik dan fenomenal. Caracas (ANTARA News) - Venezuela menegaskan pada Selasa bahwa ekonominya telah memasuki resesi, mengalami kontraksi untuk tiga kuartal pertama tahun ini, sementara inflasinya melampaui 63 persen dalam 12 bulan hingga November. Korban tewas terus berjatuhan dan membuat sejumlah negara yang tergabung dalam Organization of American States (OAS) bereaksi negatif terhadap pemerintah Venezuela.
Elementary ekonomi dan politik menjadi sorotan utama dan sangat memengaruhi pasar, seperti bank sentral AS Federal Reserve yang melakukan pengetatan karena pertumbuhan dan inflasi terus meningkat. Nasionalisasi perusahaan minyak seperti Petrleos de Venezuela (PdVSA) di tahun 2003 berdampak pada semakin kuatnya perekonomian Venezuela. Walau ekonomi tumbuh pesat, perlawanan para pemilik modal sangat sistematis dan berjangka pendek dengan menolak seluruh struktur kebijakan politik Hugo Chavez baik melalui gerakan agitasi propaganda massa jalanan maupun penolakan parlemen Venezuela.
Permintaan harus mengikuti tingkat inflasi ini untuk menjaga. Chavez dikenal konsisten dalam mengawal kesejahteraan rakyat, seperti kesehatan, pembebasan rakyat miskin, pembagian sembako dan bahkan menyiapkan seluruh infrastruktur akses dunia pendidikan free of charge bagi warga negara Venezuela. Kesalahan orang awam saat harga bengsin naik adalah mengira kalau harga barang-barang akan naik, inflasi meninggi, dsb.
Tidak ada masyarakat Venezuela yang pantas merasakan tragedi sepertii ini maupun dipimpin oleh orang yang hanya menghancurkan negeri!” tulis Ketua Oposisi Henrique Capriles melalui akun Twitter-nya setelah pengumuman Maduro tersebut. Dengan meningkatnya perekonomian minyak pada tahun 1920, Venezuela menjadi terikat erat ke Amerika Serikat, yang mengimpor minyak dan dikirim kembali biaya tinggi produksi.
Ini disebut inflasi, dan hal itu menyebabkan harga barang dan jasa meningkat. Menurut PBB, pada tahun 1997, pendapatan per kapita warga Venezuela turun menjadi US$2.858 dari US$5.192 tahun 1990, sementara tingkat kemiskinan naik 17,sixty five% sejak 1980. Sejak saat itu, pemerintah dikonsolidasi untuk terus memberi kekuasaan kepada presiden yang otoriter — dengan "Sosialisme Abad ke-21" — yang membuat Venezuela sejajar dengan Kuba , Iran dan negara-negara penentang Amerika Serikat lainnya.
Namun demikian, di tengah dominasi kekuatan politik oligarkhi kepartaian di Venezuela (ditopang oleh dua partai AD dan COPEI) yang menerapkan resep ortodoksi neoliberal, lingkaran Bolivarian tidak tampil sebagai kekuatan politik utama melalui gerakan yang spontan. Revolusi Republik Bolivarian Venezuela adalah inspirasi bagi kekuatan rakyat di mana pun di muka bumi.
1 Hugo Chávez Frías, Statement by H. E. Hugo Chávez Frías, President of the Bolivarian Republic of Venezuela on the 61st United Nations Basic Meeting”, New York, September twentieth, 2006, dalam Legislation and Business Overview of the Americas, 12 (four) (Fall 2006), hal. Keluarga Chavez merupakan keluarga miskin, namun Chavez berhasil menjadi pemimpin sosialis dan membawa perubahan di Venezuela.
Chavez yang membawa neososialisme ini memenangi pemilihan presiden Venezuela pada tahun 1998. Oleh karena itu, segera setelah berkuasa pada tahun 1999 Chavez langsung membayar lunas utang Venezuela kepada IMF, kemudian diikuti pelunasan utang mereka pada World Financial institution pada tahun 2007. Negara Khilafah tidak akan pernah mengalami inflasi sebagaimana inflasi yang faktor utamanya disebabkan oleh gelembung ekonomi di negara-negara kapitalis.
Pemikiran cerdas Trotsky yang termuat dalam Program Transisional telah menyadarkan Chavez, bahwa jalan menuju sosialisme Venezuela benar-benar telah terbuka. Di tengah krisis ekonomi yang melanda Venezuela, banyak masyarakat di negara itu yang harus menahan lapar karena kurangnya pasokan pangan. Akibatnya tahun ini, menurut estimasi Pyramid Research, hanya akan ada 4,9 juta ponsel terjual di Venezuela, penurunan forty six% dari tahun sebelumnya.
PT.RIFAN
27. Sesungguhnyalah yang paling luar biasa mengenai kepemimpinan Chávez dalam proses revolusioner Bolivarian adalah bahwa pada tiap-tiap tahapan lanjutan yang baru selama periode 14 tahun (sepanjang periode itu Venezuela menyelenggarakan enam belas pemungutan suara secara nasional), dia berupaya memindahkan semakin lama semakin banyak kekuasaan dan tanggung-jawab kepada rakyat, menyemangati mereka untuk mengorganisir dirinya sendiri dan menciptakan struktur-struktur baru untuk mengarahkan dan mendelegasikan kekuasaan dari bawah.
25.08.2018 02:05:49
shapiroholck36akfusf

Maecenas aliquet accumsan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos hymenaeos. Etiam dictum tincidunt diam. Aliquam id dolor. Suspendisse sagittis ultrices augue. Maecenas fermentum, sem in pharetra pellentesque, velit turpis volutpat ante, in pharetra metus odio a lectus. Maecenas aliquet
Name
Email
Comment
Or visit this link or this one