Asumsi Makro Ekonomi Tahun 2019, Pertumbuhan Ekonomi 5,2

Jakarta, - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Jawa dari Merak-Banyuwangi sepanjang 1.one hundred fifty kilometer (km) pada akhir tahun 2019. Sementara itu, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode 2018-2020 berada pada kisaran 5,3 persen, atau lebih tinggi dari pencapaian 2017 sebesar 5,1 persen. Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda N Kiemas menilai, pencapaian angka pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2017 yang mencapai 5,three persen luar biasa karena diatas rata-rata nasional.
Namun jika berbagai tantangan tersebut bisa diatasi, Prasetyantoko yakin mencapai pertumbuhan ekonomi 7% bisa tercapai. Berdasarkan laporan tahunan Financial institution Indonesia 2017 yang dirilis baru-baru ini, pertumbuhan ekonomi tahun depan masih akan didorong oleh pertumbuhan investasi atau Pembentuk Modal Tetap Bruto (PMTB). Sedangkan rata-rata nilai tukar rupiah pada 2019 diperkirakan berada pada kisaran Rp 13.seven hundred sampai Rp 14.000 per dolar AS, meski banyak tantangan dalam menjaga stabilitas dan pergerakan kurs, salah satunya normalisasi kebijakan moneter di AS.
Asumsi dasar makro lain yang menjadi foundation penghitungan RAPBN 2019 adalah suku bunga SPN three bulan rata-rata pada kisaran four,6 persen-5,2 persen, Indonesian Crude Value (ICP) pada kisaran 60 dolar AS-70 dolar AS per barel, lifting minyak bumi 722.000-805.000 barel per hari dan lifting fuel bumi 1.210.000-1.300.000 barel setara minyak per hari.
Laju pertumbuhan ekonomi 2017 hampir dapat dipastikan tidak memenuhi target yang ada yang ditetapkan dalam APBN, yakni hanya berkisar 5,1% dari target sebesar 5,2%. Selain itu, Sri Mulyani menargetkan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Worth-ICP) pada 2019 berada pada kisaran US$ 60-70 per barel, lebih tinggi bila dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang hanya sebesar US$ 48 per barel.
Hal itu menjadi salah satu poin yang disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati (SMI) ketika menyampaikan pidato Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Oleh karenanya, defisit transaksi berjalan diperkirakan akan sedikit meningkat pada 2018 dan 2019, jelas laporan tersebut.
Ekonom Universitas Indonesia (UI) Chatib Basri mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun depan memang akan lebih baik jika dibandingkan dengan tahun ini. Untuk konsumsi rumah tangga, Bappenas memprediksi bisa mencapai 5%-5,1% pada 2019 mendatang. Pertumbuhan ekonomi selalu berada dibawah goal pertumbuhan yang dipatok APBN, dalam kurun waktu tiga tahun anggaran belakangan ini.
Perry menjelaskan, ada beberapa perkembangan yang menjadi sinyal positif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 2018. Apalagi kalau akhirnya whole kenaikan bunga setahun bisa three-four%, dicicil-cicil atau sekaligus tahun 2018, pertumbuhan ekonomi akan tambah nyungsep ke bawah four,5%, pertumbuhan kredit akan anjlok dibawah eight%, kredit macet dan default akan meningkat, daya beli tambah merosot.
RF BERJANGKA
Target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipatok pemerintah sebesar 5,4% pada 2018 dinilai membutuhkan kerja keras, mengingat pergerakan stagnan sepanjang tahun ini. Pertumbuhan ekonomi pada Pemerintahan Jokowi-JK pada 2015 pertumbuhan ekonomi 4,88%, pada 2016 pertumbuhan ekonomi 5.02%, dan pada 2017 pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5,1 %. Dalam catatan Bank Dunia, meningkatnya proteksionisme perdagangan akhir-akhir ini juga diprediksi bisa membebani ekspor yang bisa menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Karenanya DPR meminta kepada pemerintah agar menurunkan target pertumbuhan ekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018. Hal lainnya yang dibicarakan adalah Draf Visi Indonesia 2045 dan evaluasi paruh waktu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019. Pada 2015 tercatat pertumbuhan industri manufaktur dapat mencapai four,33 persen.
Adapun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inlkusif, menurut Sri Mulyani pertumbuhan konsumsi rumah tangga perlu harus dijaga. Dari knowledge analisis Ernst & Younger, dapat dilihat pertumbuhan nilai penjualan bisnis on-line di tanah air setiap tahun meningkat 40 persen. Presiden Joko Widodo memasang target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2018 bisa mencapai poin 5,four-6,1 persen.
16.08.2018 02:06:29
shapiroholck36akfusf

Maecenas aliquet accumsan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos hymenaeos. Etiam dictum tincidunt diam. Aliquam id dolor. Suspendisse sagittis ultrices augue. Maecenas fermentum, sem in pharetra pellentesque, velit turpis volutpat ante, in pharetra metus odio a lectus. Maecenas aliquet
Name
Email
Comment
Or visit this link or this one